Minggu 4 April 2010 (PASKAH)
Teks Ambilan : Yohanes 20:1-10
Sibasaon : Roma 6:4-13
Topik mingguan : Paskah/Kebangkitan Yesus
bahan sermon, 30 pebruari 2010
LIHAT DAN PERCAYALAH: KRISTUS SUDAH BANGKIT!
1. Dua pasal terakhir dalam kitab Yohanes ini (fs.20-21), menjadi sangat penting karena merangkum seluruh maksud kedatangan Kristus ke dunia ini yaitu: agar orang percaya kepadaNya. Pasal 20 secara keseluruhan memberikan gambaran bagaiamana para Murid sedang diteguhkan imannya. Pasal 21 diakhiri dengan mandate agar para murid bermissi. Secara umum kedua pasal ini memperlihatkan bagaimana kasih Yesus menuntun para murid juga pembaca kemudian agar keluar dari rintangan iman seperti: ketakutan, kebimbangan, kesedihan dan ketidaktahuan menjadi kekuatan dalam iman untuk meneruskan missi Yesus di dunia ini.
2. Ada tradisi orang di Israel (Palestina), untuk mengunjungi makam orang yang mati pada hari ketiga. Mereka percaya bahwa selama tiga hari roh orang yang mati itu melayang-layang di sekitar makam; kemudian roh itu akan pergi jika tubuh mayat sudah rusak dan tidak dapat dikenali lagi.
3. Pada hari yang ketiga; Jumat (kematian Yesus), Sabtu dan Minggu (hari yang ketiga), pagi-pagi benar [antara jam 03.00 – 06.00 pagi], Maria datang ke makam Yesus. Saat tiba di makam, keadaan masih gelap.
4. Kedatangan Maria, pagi-pagi benar pada hari yang ketiga, bukan karena imannya yang memahami pada saat itu, seperti yang sudah dikatakan Yesus bahwa Ia akan bangkit (baca: Luk. 9:22, Mrk ;8 :31, Mat.16:21. Jauh sebelumnya Yesus sudah berbicara tentang penderitaanNya dan kebangkitanNya pada hari yang ketiga). Maria datang ke makam Yesus dengan maksud untuk menunjukkan penghormatan dan kasihnya sesuai dengan kebiasaan mereka. Maria inilah yang pertama mengetahui bahwa makam telah kosong! Batu besar telah diambil [batu besar itu bergeser atau digulingkan, lih. Luk.24:2). Fakta inilah yang mendorongnya berlari–lari menjumpai Petrus dan para murid dengan laporan bahwa: Tuhan telah diambil orang! Agaknya, pendapatnya ini bisa dibenarkan, sebab dalam kitab Matius, Kuburan itu dijaga para serdadu, dan ditutupi batu besar dan sekarang, batu itu telah bergeser atau berguling. Jadi, kesimpulan Maria adalah: Tuhan Yesus telah dicuri.
5. Para murid juga Petrus berlari ke kuburan dengan tergesa-gesa untuk merespon kabar dari Maria Magdalena ini. Mereka menemukan kubur yang kosong. Hanya kain kafan yang tregeletak di tanah dan kain peluh yang tadinya di kepala Yesus terletak agak kesamping di tempat lain dan sudah tergulung [rapi]. Agaknya, semua yang sedang melihat hal itu berkesimpulan yang sama dengan Maria. Telah terjadi penculikan! Namun kalau mereka semua sedikit lebih teliti, kesimpulan itu sangat lemah dan diragukan. Kain kafan yang tergulung rapi, mengisyaratkan bahwa tidak mungkin telah terjadi penculikan. Biasanya sisa penculikan akan ditandai dengan beberapa kecerobohan dan ketergesa-gesaan. Ini, berlangsung sangat rapi. Namun hal kecil ini tidak dilihat Petrus dan beberapa orang murid.
6. …maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya! (ay.8). ternyata tidak semua murid memilikim kesimpulan yang sama. Ada seorang diantara mereka (yang dikasihiNya) begitu melihat langsung percaya! Jelas dia percaya bahwa telah terjadi kebangkitan ( baca:fs.21:4, 7 menjelaskan hal itu kepada kita, ketika yang lain belum percaya, ia sudah dapat melihat dan mempercayai kebangkitan Yesus).
7. Hanya kepercayaan si murid ini belum mampu menjelaskan kepada para murid tentang kebangkitan Kristus. Di ay. 9 disebutkan bahwa mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan bahwa Kristus harus bangkit dari antara orang mati. Lalu pulanglah mereka ke rumah (ay.10).
8. Paskah atau kebangkitan Yesus dari antara orang mati menandakan bahwa sesungguhnya Dia telah mengalahkan maut, ketakutan, ketidakpercayaan, keputusasaan dan mengubahnya menjadi kehidupan baru yang kekal.
9. Iman dan kasih yang dimiliki murid yang dikasihi oleh Yesus, memampukannya melihat dan percaya. Hal ini jugalah yang diminta dalam minggu Paskah ini. Kita harus memiliki iman dan kasih supaya mampu melihat Kristus dalam hidup kita. Iman dan kasih akan membedakan kita dari orang lain. Ketika orang masih bertanya-tanya, kita sudah tahu dan percaya. Amen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tuliskan komentar anda!